Thursday, February 27, 2020

Sejarah Indonesia Sebelum Merdeka

Sejarah Kemerdekaan Indonesia       

Sejarah Kemerdekaan Indonesia

 – Sejarah adalah salah satu mata pelajaran yang wajib untuk kita ketahui dan pelajari ilmunya. Salah satunya adalah sejarah Bangsa Indonesia. Negara yang terkenal dengan sejarahnya akan penjajahan dari negara asing itu ternyata memiliki masa lalu yang bisa dijadikan sebagai bahan ilmu pengetahuan.




Termasuk sejarah kemerdekaan Indonesia yang penuh dengan pro ataupun kontra yang menyimpan banyak sekali tragedi dan perjuangan. Untuk itu dalam pembahasan kali ini akan dijelaskan sejarah singkat kemerdekaan indonesia yang bisa digunakan untuk menambah ilmu pengetahuan kita.
Yang mungkin akan bermanfaat sebagai acuan para masyarakat Indonesia, khususnya para generasi bangsa yang wajib untuk meneruskan perjuangan para pahlawan Indonesia yang telah dahulu gugur di medan perang.
Kemerdekaan indonesia memang dikenal sebagai salah satu tragedi kebangsaan yang sangat membutuhkan perjuangan. Makna dan artinya sangat besar bagi masyarakat Indonesia dengan banyak mengorbankan para pahlawan yang ikut berjuang.
Dengan mengingat kejadian sejarah tersebut, rasa nasionalisme kita terhadap Bangsa Indonesia akan semakin bertambah. Banyak sekali peristiwa-peristiwa yang melatarbelakangi sejarah kemerdekaan Indonesia.
Misalnya saja peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia, peristiwa G30/S/PKI, peristiwa Rengasdengklok, dan masih banyak peristiwa-peristiwa lainnya. Untuk itu dalam pembahasan kali ini akan dijelaskan beberapa sejarah dan peristiwa kemerdekaan Indonesia.

      10 PERISTIWA BERSEJARAH DI INDONESIA YANG PALING TERKENAL

    

10 Peristiwa Sejarah Nasional Sebelum dan Sesudah Merdeka:

  1. Proklamasi 17 Agustus 1945
    Peristiwa ini merupakan kejadian yang paling penting dalam sejarah Indonesia. Hal ini dikarenakan dengan adanya proklamasi yang dibacakan oleh Presiden RI Ir.Soekarno ini sebagai gerbang kemerdekaan negara Republik Indonesia dari jajahan-jajahan negara lain yang telah menimpa kita lebih dari 350 tahun.
  2. Berdirinya Budi Utomo
    Ternyata, dengan adanya organisasi Budi Utomo ini menjadi salah satu penyebab Indonesia merdeka dengan lebih cepat yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945. Organisasi ini juga merupakan organisasi persatuan nasional pertama yang memperjuangkan kemerdekaan. Oleh karena itu, kejadian ini menjadi salah satu 10 peristiwa sejarah di Indonesia yang wajib Anda ketahui.
  3. Kongres Sumpah Pemuda
    Para pemuda memiliki semangat perjuangan yang luar biasa untuk mencapai kata merdeka pada zaman penjajahan dulu. Dengan demikian, mereka bergabung pada beberapa organisasi kepemudaan dan mencetuskan ide tentang identitas bangsa. Yang pada akhirnya terjadilah kongres Sumpah Pemuda 1 dan 2 yang selalu dikenang masyarakat Indonesia. Pada kejadian ini pula lagu Indonesia Raya pertama kalinya diperdengarkan.
    Baca juga: Jenis Jenis Sejarah
  4. Peristiwa G30s/PKI 1965
    Kejadian pada peristiwa gerakan 30 September oleh Partai Komunis Indonesia menjadi salah satu 10 peristiwa sejarah di Indonesia yang tak pernah terlupakan. Banyak korban yang tewas di peristiwa ini contohnya adalah pahlawan revolusi Indonesia sendiri. Bahkan dari kejadian ini juga menyebabkan adanya orde baru dari Presiden Soeharto.
  5. Lepasnya Timor Timur
    Pada masa di bawah pimpinan Presiden Habibie ada gejolak politik yang terjadi pada kelompok Fretilin yang mencoba memisahkan salah satu wilayah Indonesia dari negaranya, yaitu Timor Timur. Pada akhirnya provinsi tersebut pun mendirikan negaranya sendiri yang pada saat ini bernama Timor Leste pada tahun 1999.
  6. Konferensi Meja Bundar
    Setelah Indonesia berhasil merdeka, Belanda kembali datang ke Indonesia sehingga negara kita perlu berjuang untuk tetap mempertahankan kemerdekaannya. Oleh sebab itu, diadakan sebuah Konferensi Meja Bundar untuk mendapatkan pengakuan kedaulatan negara Indonesia oleh PBB.
  7. Dekrit Presiden 1959
    Pada tanggal 5 Juli 1959, Presiden Ir. Soekarni mengeluarkan keputusan atau lebih dikenal dengan sebutan Dekrit Presiden. Adapun isi dari keputusan ini yaitu untuk memberlakukan kembali Undang-Undang Dasar 1945, membubarkan Konstituante dan adanya DPAS serta MPRS.
  8. Peristiwa Trisakti
    10 peristiwa sejarah di Indonesia yang ada salah satunya adalah peristiwa Trisakti. Kejadian ini terjadi pada tahun 1998 yang berawal dari meninggalnya empat orang mahasiswa yang ada di Indonesia karena tertembak. Oleh sebab itu, muncul adanya pemberontakan karena hal tersebut dan hal lain seperti perekonomian warga dan tingginya kriminalitas yang ada.
  9. Pemilu Pertama 1955
    Peristiwa bersejarah di Indonesia yang lainnya adalah pemilu pertama yang terjadi pada tahun 1955. Indonesia dapat memilih sendiri Konstituante dan anggota DPR yang akan menjabat pertama kalinya setelah sepuluh tahun proklamasi.
  10. Peristiwa 10 November
    Peristiwa ini terjadi pada tahun 1945 yang disebabkan tidak adanya pengakuan dari tentara sekutu mengenai kemerdekaan Indonesia. Sehingga menyebabkan pertumpahan darah yang banyak dari warga Surabaya untuk membela tanah air.
10 Peristiwa Bersejarah di Indonesia tersebut kami rangkum berdasarkan yang terkenal. Namun sebenarnya Sejarah Indonesia itu sangat banyak, mulai dari perjuangan para Pahlawan melawan penjajah hingga era reformasi saat ini. Semoga bermanfaat.

Sejarah Bahasa Indonesia



Sejarah Bahasa Indonesia – Bahasa adalah identitas suatu bangsa yang digunakan untuk berkomunikasi dnegan bangsa lain. Dimana setiap bangsa memiliki bahasa yang berbeda-beda dengan ciri khas dan asal-usul masing-masing. Begitu juga dengan bahasa Indonesia. Sejarah bahasa Indonesia sendiri tidak lepas dari bahasa Melayu.

Bahasa Indonesia sangat dinamis, sehingga menghasilkan kosakata baru dari penciptaan dan penyerapan bahasa daerah maupun asing. Salah satu bahasa yang datang dari luar adalah bahasa Inggris. Dimana bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang digunakan sebagai komunikasi antar bangsa.

Sehingga tidak heran, banyak orang yang belajar untuk menguasai bahasa Inggris.hal ini bertujuan agar mereka tidak buta akan informasi yang ada di dunia. Meskipun mempelajari bahasa Inggris penting, akan lebih baik jika kita sebagai warga Negara Indonesia tetap menjaga, melestarikan dan membudayakan bahasa Indonesia.
Untuk lebih memperdalam bahasa Indonesia, kita harus mengetahui sejarah bahasa Indonesia dan perkembangannya hingga saat ini. Dimana bahasa Indonesia menjadi bahasa pemersatu penduduk Indonesia yang sangat beranekaragam.






Sejarah Lahirnya Pancasila



Sejarah Terciptanya Pancasila

Hari Lahir Pancasila

Sejarah Lahirnya Pancasila – Sejarah Pancasila ini berawal dari pemberian janji kemerdekaan kepada bangsa Indonesia oleh Perdana Menteri Jepang.
Perdana Menteri Jepang saat itu adalah Kuniaki Koiso pada tanggal 7 September 1944. Pada tanggal 29 April 1945 Pemerintah Jepang membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia).
Tujuan pembentukan BPUPKI adalah untuk mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan tata pemerintahan Indonesia Merdeka.
Awalnya BPUPKI memiliki anggota 70 orang (62 orang Indonesia dan 8 orang anggota istimewa bangsa Jepang yang tidak berhak berbicara, hanya mengamati). Kemudian ditambah dengan 6 orang Indonesia pada sidang kedua.
Sidang pertama dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 1945 – 1 Juni 1945 untuk merumuskan falsafah dasar negara untuk negara Indonesia.
Selama empat hari bersidang ada tiga puluh tiga pembicara, dan penelitian terakhir menunjukkan bahwa Soekarno adalah “Perumus Pancasila”.
Ada juga beberapa tokoh lain yang menyumbangkan idenya atas Dasar Negara antara lain adalah Mohamad Hatta, Muhammad Yamin dan Soepomo.

Sejarah Lahirnya Pancasila Indonesia

“Klaim” Muhammad Yamin bahwa pada tanggal 29 Mei 1945 dia mengemukakan 5 asas bagi negara Indonesia Merdeka, yaitu kebangsaan, kemanusiaan, ketuhanan, kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat.
Oleh “Panitia Lima” (Bung Hatta cs) diragukan kebenarannya. Arsip A. G Pringgodigdo dan Arsip A. K. Pringgodigdo yang telah ditemukan menunjukkan bahwa Klaim Yamin tidak dapat diterima.
Pada hari keempat, Soekarno mengusulkan 5 asas yaitu kebangsaan Indonesia, internasionalisme atau peri-kemanusiaan, persatuan dan kesatuan, kesejahteraan sosial, dan ketuhanan yang Maha Esa.
5 asas tersebut oleh Soekarno dinamakan Pancasila, Pidato Soekarno diterima dengan gegap gempita oleh peserta sidang. Oleh sebabnya, pada tanggal 1 Juni 1945 dikenal sebagai hari lahirnya pancasila.
Asal Usul Pancasila
Pada tanggal 17 Agustus 1945, setelah upacara proklamasi kemerdekaan, datang berberapa utusan dari wilayah Indonesia Bagian Timur. Berberapa utusan tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Sam Ratulangi, wakil dari Sulawesi
  2. Hamidhan, wakil dari Kalimantan
  3. I Ketut Pudja, wakil dari Nusa Tenggara
  4. Latuharhary, wakil dari Maluku.
Mereka semua berkeberatan dan mengemukakan pendapat tentang bagian kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD.
Kalimat tersebut juga merupakan sila pertama Pancasila sebelumnya, yang berbunyi, “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.
Pada Sidang PPKI I yaitu pada tanggal 18 Agustus 1945, Bung Hatta memberikan usul untuk mengubah kalimatnya menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.
Sebelumnya Bung Hatta telah mengkonsultasikannya kepada 4 orang tokoh Islam, yaitu Kasman Singodimejo, Ki Bagus Hadikusumo, dan Teuku M. Hasan.
Pada Sidang PPKI I tanggal 18 Agustus 1945, bersamaan dengan penetapan rancangan pembukaan dan batang tubuh UUD 1945, Pancasila ditetapkan sebagai dasar negara Indonesia.

Hari Kesaktian Pancasila

Pancasila lambang Negara
30 September 1965 merupakan awal dari Gerakan 30 September (G30SPKI), yaitu sebagai wujud usaha mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis.
Pada saat itu itu, enam Jendral dan berberapa orang lainnya dibunuh sebagai upaya kudeta, namun berkat kesadaran untuk mempertahankan Pancasila maka upaya tersebut gagal.
Maka 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan G30SPKI dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.


Sejarah Sumpah Pemuda

Sumpah pemuda

Sejarah Sumpah Pemuda – Sebagai warga Negara Indonesia, anda pasti pernah mendengar tentang sumpah pemuda. Ya, sumpah pemuda ialah sumpah sakral yang diucapkan para pemuda zaman perjuangan meraih kemerdekaan. Namun tahukah anda sejarah sumpah pemuda?
Banyak momentum-momentum penting yang menjadi saksi sejarah perjuangan meraih kemerdekaan. Salah satunya adalah momentum dilaksanakannya sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Sumpah pemuda merupakan peristiwa penting yang mampu membakar semangat pemuda-pemudi dari seluruh Indonesia mulai dari Sabang hingga Merauke.
Dengan dilaksanakannya sumpah pemuda perjuangan yang awalnya bersifat kedaerahan akhirnya mampu disatukan oleh janji kesatuan. Pemuda pun akhirnya mengambil porsi penting untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Sebagaimana yang pernah dikatakan Bung Karno sebelumnya “Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”. Berikut beberapa informasi penting mengenai sejarah sumpah pemuda :

DAFTAR ISI ARTIKEL


Latar Belakang Lahirnya Sumpah pemuda

Sejarah Sumpah pemuda










Peristiwa sumpah pemuda dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 1928 yang hingga kini diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Berawal dari inisiatif para pelajar Indonesia yaitu PPPI (Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia) serta para cendekiawan Indonesia yang bercita-cita menyatukan seluruh organisasi pemuda di Indonesia, pertemuan-pertemuan demi mewujudkan cita-cita tersebut pun dilakukan.

Pertemuan pertama pun dilakukan pada tahun 1926, hingga akhirnya mendapatkan hasil pada tanggal 20 Februari 1927. Pertemuan kedua pun dilaksanakan pada Mei tahun 1928. Kemudian dilanjutkan dengan pertemuan ketiga pada tanggal 12 Agustus 1928. Pertemuan ketiga ini merupakan pertemuan terakhir yang dihadiri oleh seluruh barisan organisasi pemuda yang ada di Indonesia.
Pertemuan itu pun menghasilkan keputusan bahwasanya akan dilaksanakannya kongres pada bulan Oktober mendatang dengan susunan panitia yang diambil dari setiap organisasi pemuda yang ada. Setiap organisasi memiliki masing-masing satu jabatan. Selain organisasi PPPI, banyak organisasi pemuda yang ikut terlibat diantaranya yaitu Jong Java, Jong Celebes, Jong Soemantranen Bond serta organisasi lainnya.

.
Kongres sumpah pemuda yang dilaksanakan dua hari berturut-turut yakni tanggal 27 hingga 28 Oktober 1928 merupakan awal perjuangan baru untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Lagu Indonesia Raya ciptaan W.R Supratman pun berkumandang di penutupan kongres tersebut. Meskipun hanya dimainkan instrumennya saja.
Kongres tersebut pun menghasilkan rumusan sumpah pemuda. Yang bertugas menulis teks tersebut adalah Moehammad Yamin yang ditanda tangani oleh Soegondo Djojopuspito yang merupakan ketua kongres tersebut. Akhirnya rumusan tersebut dibacakan oleh Soegondo.

Isi Teks Sumpah Pemuda

Isi Teks Sumpah Pemuda
Kongres sumpah pemuda menghasilkan rumusan yang menjadi pemersatu pemuda-pemudi di seluruh Indonesia. Hingga detik ini rumusan tersebut masih sering dikumandangkan ketika peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Istilah “Sumpah Pemuda” ternyata tidak muncuI dalam putusan kongres tersebut melainkan disematkan setelahnya. Berikut isi keputusan kongres sebagaimana yang tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda yang ditulis dalam ejaan Van Ophuysen :
SOEMPAH PEMOEDA
Pertama                       : Kami Poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang  satoe, tanah Indonesia
Kedoea                         : Kami Poetra dan Poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia
Ketiga                           : Kami poetra dan Poetri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Berikut teks sumpah pemuda dengan ejaan baru Bahasa Indonesia saat ini :
SUMPAH PEMUDA
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia, kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Tokoh Sumpah Pemuda

Sumpah pemuda
Sejarah sumpah pemuda merupakan proses yang panjang. Momentum tersebut tak akan berjalan tanpa adanya tokoh-tokoh penting. Tokoh-tokoh penting tersebut diantaranya adalah :

a. Soegondo Jojopoespito


Beliau merupakan ketua kongres pemuda yang dilaksanakan pada tanggal 27- 28 Oktober 1928. Aktif dalam Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia membuatnya ditunjuk menjadi ketua pada saat itu.

b. Muhammad Yamin



Beliau berasal dari Jong Sumatranen Bond. Beliau merupakan pencetus kongres pemuda. Meskipun beliau dicalonkan menjadi ketua namun pada akhirnya beliau menjadi sekretaris pada saat itu karena latar belakang beliau yang berasal Sumatra. Sedangkan pada saat itu dibutuhkan pemimpin kongres yang bersifat Netral. Beliau lah yang merumuskan isi teks sumpah pemuda serta yang mengusulkan dijadikannnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

c. Wage Rudolf Soepratman


Namanya sangat tidak asing bagi kita semua. Ya siapa lagi kalau bukan W.R Supratman sang pencipta lagu Indonesia Raya. Pada saat itu beliau memperkenalkan lagu ciptaanya hingga kini menjadi lagu kebangsaan Indonesia. Saat itu lagu Indonesia Raya dinyanyikan dengan diiringi biola.


d. Amir Syarifuddin

Beliau merupakan salah satu delegasi dari Jong Batak yang tergabung dalam organisasi pergerakan Anti Jepang. Hal tersebut menjadikannya pernah terancam hukuman mati. Beliau merupakan salah satu orang yang aktif menyumbangkan pemikirannya untuk pemurumusan sumpah Pemuda. pada saat itu beliau bertugas sebagai Bendahara Kongres Pemuda.

e. Sie Kong Liong

Beliau adalah sosok penting dalam kelancaran kongres pemuda saat itu. Hal itu dikarenakan beliau telah menyediakan pemondokan sebagai tempat dilaksanannya kongres Pemuda. pemondokan tersebut kini jadikan Museum Sumpah Pemuda.

f. Sarmidi Mangoensarkoro

Beliau adalah sosok cerdas yang mempunyai pemikiran tentang pendidikan anak. Beliau berpendapat bahwasanya anak harus mendapat pendidikan kebangsaan serta memperoleh keseimbagan pendidikan dirumah dan sekolah serta anak juga harus dididik secara demokratis. Oleh karena itu beliau ditunjuk menjadi pembicara pada kongres pemuda.

g. Djoko Marsaid

Beliau merupaka sosok wakil ketua kongres pemuda mendampingi Soegondo. Beliau berasal dari perwakilan Jong Java

h. Soenario Sastrowardoyo

Beliau merupakan pengacara aktif yang membela para aktivis kemerdekaan. Pada saat kongres pemuda berlangsung beliau berkesempatan melakukan pidato dengan tema pergerakan Pemuda dan Persatuan Indonesia.


Makna Sumpah Pemuda

Sejarah Sumpah pemuda
Sumpah pemuda merupakan momentum penting bagi Bangsa Indonesia. Jika pemuda pada zaman dahulu memilki semangat dan tekad yang kuat untuk memperjuangkan kemerdekaan, maka pemuda zaman sekarang hanya perlu melanjutkan estafet perjuangan para pendahulu kita.
Warisan para pendahulu sangatlah besar dan Indah. Mereka menghadiahi generasi sekarang dengan kemerdekaan. Tugas kita saat ini yaitu memajukan dan meningkatkan kualitas bangsa karena tantangan zaman yang semakin besar. Dari sejarah sumpah pemuda, kita bisa mengetahui maknanya. Berikut makna sumpah pemuda yang harus kita implementasikan di kehidupan sehari-hari :
  • Menyerukan untuk menjaga keutuhan NKRI
  • Bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia
  • Semangat untuk melanjutkan kemerdekaan
  • Menghargai perjuangan bangsa Indonesia
  • Menambah rasa cinta terhadap tanah air
  • Bangga dan giat menggunakan bahasa Indonesia
Itulah penjabaran mengenai sejarah sumpah pemuda. Sebagai bangsa yang besar harusnya kita bersyukur telah dianugerahi kemerdekaan yang begitu luar biasa. Kita tak perlu mengangkat bambu kuning untuk melawan penjajah. Kita hanya perlu menyiapkan mental untuk menghadapi perubahan.
Perubahan tanpa disertai rasa cinta tanah air yang kuat tak kan mampu membentengi diri kita menjadi pribadi yang sesuai karakter bangsa Indonesia. Sebagai pemuda yang harus kita lakukan adalah belajar untuk meningkatkan kebermanfaatan diri terhadap bangsa. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang dicintai pemudanya.
Sejarah sumpah pemuda merupakan pengingat kita sebagai pemuda agar terus berjuang melakukan terbaik untuk bangsa. Mengangkat derajat bangsa menuju ke arah yang lebih baik.

No comments:

Post a Comment